
Rahasiaku
Oleh : Mardia
Sahabat ….
Tahukah kamu
Tentang bintang yang hilang
Langit malam terus mencarinya
Tanpa peduli matahari
Tanpa peduli pagi
Tanpa peduli terang
hingga kembali gelap
karena ia sangat berharga
Sahabat ….
Tahukah kamu
Siapa yang mencuri bintang itu
Menyimpannya dalam kotak kecil rahasia
dengan simfoni nada
yang selalu bersenandung indah
setiap dia membukanya
Sahabat …..
sekali lagi kutanua
Tahukah kamu …..
tentang bintang itu
tentang siapa yang mencurinya
Nada apa yang mereka dengar
dengan harmoni hangat …..
Sahabat ……
Rahasiaku …… rahasiamu …….
Bintang itu adalah kau
dan pencurinya aku
Karena persahabatan ….
adalah Hidup …...
adalah Waktu …..
adalah Terang …..
Arahku
Oleh : Mardia
Matahari ….
Aku masih disini
dan mereka menjauh
selalu mencoba mengusikku
seperti menaruhku di sudut ruangan malam gelap
Tetapi, aku tetap berjalan
Mencari sesuatu yang terang tanpa kepalsuan
Karena kemana aku melangkah
Kau yang menentukan arah
Walau angin tenggara
mencoba menggoyangkanku
Aku pasti tahu
Arah yang kutuju
Kini kembali kepadamu
Matahari …..
Bekal
Oleh : Mardia
Jika awan mulai mendung
Jika langit akan pudar
Jika malam sudah mendekat
Seruak orang menyiapkan bekalnya
untuk sesuatu yang ditunggu
Akankah itu datang ?
Mungkin ….
Mungkin penantian akan berujung
Mungkin semua bisa mencerah
Mungkin kuncup dapat mekar kembali
Mungkin ….
Jika bekal itu telah siap
Mungkin satu persatu akan berguna
Jika hidup masih panjang
Mungkin nafas tetap dibutuhkan
Jika masa depan masih ada
Mungkinkah cita-cita meraihnya
Mungkin …..